Logika dan Perasaan (kembali dipertaruhkan)

Hampir selama setengah tahun ini kebosanan melanda pemikiranku. Tak seperti biasanya yang selalu bisa aku bangkitkan lagi dengan cara lama, kali ini sangat sulit untuk dibangkitkan. Entah itu karena perasaan menolak kehadiran hidupku saat ini atau karena hanya pemikiranku saja yang terlalu skeptis menanggapi semua logika yang sudah aku bangun hingga kini.

Benar benar sebuah kehilangan besar. Bukan seperti kehilangan orang yang kita cintai atau kehilangan suatu barang kesayangan. Ini benar benar fatal. Jati diri yang selama ini aku bentuk semakin kabur dengan keadaan. Apa kali ini aku akan kalah dengan keadaan? Bukankah seharusnya aku yang menjadikan keadaan itu sebagai pengembangan diri? Lalu apa yang seharusnya aku lakukan untuk membangkitkan lagi semangatku itu? Pertanyaan pertanyaan ‘bodoh’ itu selalu saja aku tanyakan pada diri sendiri.

Maaf kalau tulisan ini mengganggu pembaca setia blog ini. Aku hanya merasa penat dengan keadaan sekarang. Sekali lagi aku minta maaf.

Iklan

One thought on “Logika dan Perasaan (kembali dipertaruhkan)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s